Power Factor (PF) merupakan ukuran efisiensi penggunaan energi listrik, yakni efisiensi arus listrik yang dikonversi menjadi ‘kerja nyata’ yang berguna.

Dengan Power Factor yang rendah, arus listrik yang diperlukan untuk memberikan jumlah “daya sebenarnya” akan lebih banyak. Semakin tinggi PF semakin baik mesin, pabrik dan jaringan listrik Anda dalam hal penggunaan energi. Dengan kata lain, jika PF-nya rendah, Anda memerlukan lebih banyak energi.

Untuk memahami dengan tepat apa yang terjadi pada peralatan listrik, kita akan mendefinisikan tiga istilah berikut ini:

kW: Daya aktif yang sebenarnya bekerja, yang merupakan komponen pemindahan energi.

kVAR: Daya semu, daya yang diperlukan untuk menghasilkan medan magnet (daya yang hilang) yang ditimbulkan dari penginduksian motor.

kVA: Daya nyata, total daya yang disalurkan oleh perusahaan listrik yang merupakan penjumlahan vektor dari daya reaktif dan daya aktif.

PF: Power Factor, rasio antara daya aktif terhadap daya nyata (PF=kW/kVA).

Kondisi terbaik dicapai ketika tidak terjadi kehilangan daya, yakni jika daya aktif sama dengan daya nyata. Dalam hal ini nilai Power Factor sama dengan 1, atau kW=kVA.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *